Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – Program 2 tahunan yakni TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke 128, tahun anggaran (TA) 2026 Komando Distrik Militer (Kodim) 0405/Lahat terus ditingkatkan.
Nah, Perwira Seksi (Pasi) Teritorial, Kapten CKE Yuliansyah mengelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) bersama stafter, guna membahas sejumlah agenda sekaligus mematangkan langkah-langkah strategis apa saja, sehingga program ini berjalan sebagaimana mestinya.
“Alhamdulillah, setelah Dansatgas TMMD ke 128, Letkol Inf Taufik Satria Nugraha SIP MM memaparkan, dihadapan Pangdam ll/Sriwijaya, Danrem dan Perwira lainnya, kita langsung bergerak cepat menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut,” imbaunya, Kamis, 16 April 2026.
Tentu saja, sambung dia, persiapan yang harus dilaksanakan adalah personil-personil akan diberangkatkan, termasuk anggota tambahan dari satuan lainnya dan juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.
“Personil yang nantinya akan diterjunkan ke lokasi TMMD dipusatkan di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat akan diberikan pengarahan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi),” ungkap dia.
Kapten CKE Yuliansyah menyebutkan, logistik dan penginapan selama disana pun terlebih dahulu disediakan, sehingga anggota tidak perlu mencari-cari tempat tinggal.
“Selain itu, yang perlu diperhatikan yakni sasaran fisik dan non fisik pun sebelumnya telah diberikan tanda, agar ketika pelaksaannya tinggal dijalankan saja,” ucap dirinya.
Adapun sasaran fisik diantaranya, pembukaan akses jalan dengan panjang 2.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan platform dikerjakan sebanyak 4 unit, pembangunan poskamling 1 unit, lalu rehab mushollah 1 unit, pembuatan MCK tercatat 5 unit serta rehab sekokah 1 unit.
Kemudian, non fisiknya sendiri meliputi, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan (Wasbang), pertanian, KB Kesehatan, bahaya narkoba, selanjutnya, penyuluhan stunting, posyandu dan posbindu.
“Selain itu, sasaran fisik tambahan, pembuatan sumur bor tercatat 5 titik, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 5 unit, ketahanan pangan yakni budidaya ikan, penanganan stunting 100 paket, penanaman pohon 500 bibit serta pembersihan lingkungan,” sebut dia.
Ia mengharapkan, agar kiranya seluruh prajurit TNI yang terlibat nantinya dapat mempersiapkan segala sesuatunya, baik itu fisik dan keperluan lainnya untuk dibawa ke lokasi TMMD ke 128 tahun anggaran 2026.
“In Syaa Allah, dengan bergotong royong serta kolaborasi dengan pemerintah desa (Pemdes) termasuk masyarakat, akan mempercepat intensitas kinerja di lapangan dan rampung tepat waktu,” harap Kapten CKE Yuliansyah.



















