Editor : Nur
Jendelainfo.id|LAHAT-Program Pemerintah Kabupaten Lahat di masa pemerintahan H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati Widia Ningsih SH MH, dengan visi misi menata kota, membangun desa, berjanji serius memperjuangkannya untuk memperbaiki kondisi masyarakat.
Dari dialog dengan warga petani di 4 Desa di Desa Tanjung Payang, Nantal, Banjar Negara dan Talang Sejemput di Kecamatan Lahat Selatan, Rabu (12/3/25) para penyuluh yang ikut hadir melaporkan bahwa belum lama hasil gabah panen mereka perhektar 8 ton, dan mereka panen 5 kali panen, tiap 2 tahun.
Menurut Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH, butuh banyak penunjang untuk memperbaiki produksi pertanian ini, semoga dalam 5 tahun kepemimpinan mereka bisa terurai satu, persatu.
“Kita masih kurangnya penyuluh pertanian. Dalam setiap kesempatan saya menekankan bahwa idealnya butuh 1 penyuluh untuk satu desa minimal, bahkan lebih untuk jangkauan area pekerjaan yang luas. Nyatanya ada 1 penyuluh untuk dua atau tiga desa,” terang Widia.
Ditambahkan Widia Ningsih, dengan kondisi yang ada kita harus memikirkan kesejahteraan mereka juga, penambahan insentif atau ekstra fooding.
“Kita butuh tambahan penyuluh pertanian dan perkebunan, tentunya yang ahli di bidangnya dan bekerja serius, sehingga bisa membimbing petani. Apalagi Bumi Seganti Setungguan, Lahat cukup luas dengan 360 desa dan 24 Kecamatan,” tegasnya.
Dijelaskan salah satu Penyuluh Jati Santoso, yang hadir dalam dialog Rabu (12/3/25) di kediaman mantan Sekda Lahat H Nasrun Aswari SE MM. Bahwa saat ini di Lahat ada 72 orang penyuluh yang PNS, selebihnya 43 orang berstatus P3K, berstatus tenaga harian lepas (THL) dari Pusat ada 31 orang, THL Daerah 104 orang , penyuluh swadaya 60 orang.
“Totalnya 310 orang, ada yang untuk 2 desa, bahkan ada yang untuk 3 desa yang jangkauannya cukup jauh. Kami sangat terbantu jika aspirasi penyuluh ini didengarkan dan ada penambahan jumlah penyuluh atau ada perhatian pemerintah terhadap insentif kami,” ungkapnya.
Mereka juga berharap fasilitas pertanian, irigasi, peralatan pertanian memberikan peran dalam meningkatkan produksi dan penghasilan petani.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan,Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat Pukatul Hadi,SP.MM melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana Dian Iskandar menyampaikan keluhan yang disampaikan oleh para penyuluh pertanian terkait dengan dana operasional, akan ditindak lanjuti dan akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur.
“Kami akan menindak lanjuti dan mendiskusikan keluhan yang disampaikan oleh para penyuluh pertanian diharapkan mudah-mudahan akan ada penyelesaian yang sesuai dengan harapan dari para penyuluh,”ujarnya.
Dalam program pemerintah untuk meningkatkan swasembada pangan ini para penyuluh pertanian dapat lebih meningkatkan kinerja dan berpartisipasi dalam mewujudkan Kabupaten Lahat swasembada panga dapat terwujud.
“untuk para penyuluh pertanian dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan apabila ada hal-hal yang menghambat program swasembada pangan agar segera di laporkan untuk ditindak lanjuti jangan sampai mempengaruhi hasil produksi pertanian yang akan menggangu upaya kita untuk meningkatkan swasembada pangan dikabupaten Lahat,” tuturnya.



















