Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT — SMP N 1 Lahat selatan memperoleh penghargaan sebagai juara pertama pada ajang perlombaan vidio pendek anti korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten Lahat. Selasa (09/ 12/25)
Acara ini dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lahat. Salah satu agenda utama dalam rangka peri garam Hari Anti Korupsi Sedunia yaitu lomba video pendek bertema “Korupsi Bukan Budaya Kita”, yang diikuti lebih dari 60 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat,H.Niel Adrien, SE.MAP menyampaikan bahwa lomba video pendek digagas untuk menanamkan dan mengedukasi pelajar mengenai bahaya anti korupsi. Ia menegaskan bahwa nilai antikorupsi harus ditanamkan sejak tingkat pendidikan paling dasar.
“Kolaborasi ini bertujuan memberi pemahaman kepada pelajar bahwa korupsi bukan budaya kita. Dari jenjang termuda, mereka harus diajari menghindari kecurangan,” jelasnya, usai pembagian penghargaan di lapangan upacara Pemkab Lahat.
Kepala SMP Negeri 1 Lahat Selatan, Johan Kapri, M.Pd, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama seluruh tim yang terlibat, proses pembuatan video dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas, namun semangat siswa dan guru tidak surut untuk menghasilkan karya terbaik.
“ Dengan waktunya sangat terbatas, tim dalam pembuatan vidio pendek ini berupaya semaksimal mungkin untuk menghasilkan karya yang akan dilombakan. Ide-ide muncul dari siswa dan guru, tentu dengan arahan serta bimbingan. Anak-anak yang memiliki potensi kami tampilkan dan mereka punya peran masing-masing. Jadi ini benar-benar hasil kolaborasi,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berkarya dan menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran serta antikorupsi.
“Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan karakter, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi, dapat ditanamkan melalui kreativitas dan kerja sama di lingkungan sekolah, “ tuturnya.
Lomba ini menjadi wadah kreativitas pelajar dalam menyuarakan edukasi moral, dengan lomba vidio pendek ini menjadi ajang pendidikan untuk menanamkan nilai anti korupsi sejak dini



















