Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – PT Pama Persada Nusantara melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda. Perusahaan ini menggelar kegiatan sosialisasi bertema kesehatan dan keselamatan berlalu lintas yang diikuti oleh para siswa dan guru, bertempat di Meeting Room SMK Negeri 1 Lahat, pada Jumat (24/04/2026).
Kegiatan ini mengusung materi yang sangat penting bagi pelajar, meliputi sosialisasi pencegahan HIV/AIDS, bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak buruk merokok, serta edukasi cara hidup sehat. Tidak hanya kesehatan, acara ini juga menyisipkan materi tentang keselamatan berkendara atau “Indonesia Aman Berlalu Lintas”.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari PT Pama Persada Nusantara Danang Prakoso selalu CSR Officer SSBA menyampaikan, kegiatan ini merupakan progran besar PAMA safe School yang
kegiatannya di sekolah dengan mensosialisasikan program K3LH kepada anak didiknya terutama SMKN 1 Lahat, sehingga ketika mereka memasuki dunia kerja mereka mempunyai fisik yang serta mempunyai kesadaran dan kepatuhan terhadap Septi/keselamatan dan kesehatan kerja.
” harapan kita dengan adanya kegiatan ini akan menjadi budaya di sekolah untuk mendidik para siswa , agar menanamkan kesadaran tentang K3LH ( keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan hidup) dimana ketika masuk dunia kerja kesadaran dan kepatuhan keselamatan kerja ini melekat kepada anak anak,” tuturnya.
Kedepan diharapkan akan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah Negeri lainnya, agar tertanam budaya kesadaran akan pentingnya K3LH
” ketika anak didik SMK Negeri 1 Lahat ini memiliki nilai lebih , akan menjadi contoh dan motivasi bagi anak sekolah yang lain, ” harapnya.
Kepala Sekolah SMKN 1 Lahat, Misniati, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Program (Kaprog), Soepraptono, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini.
“Semoga ilmu dan pengetahuan yang diberikan hari ini dapat bermanfaat untuk kita semua, khususnya para siswa dalam menjaga kesehatan dan keselamatan diri,” ujar Soepraptono mewakili kepala sekolah.
Acara yang berlangsung interaktif ini juga menghadirkan narasumber ahli, yaitu Asih Winanti dari dinas kesehatan. Kehadiran narasumber profesional ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan ilmiah kepada para peserta didik mengenai dampak psikologis dan kesehatan dari perilaku buruk yang perlu dihindari.
Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para siswa dan guru, serta menjadi wujud nyata sinergi antara dunia industri dan pendidikan dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan disiplin.