Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB), melakukan inovasi penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (KB), yang dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dr Arios Saplis, bertempat di hotel Cendrawasih, Selasa (29/07/25).
Plt Kadis Dalduk dan KB) Lahat, Reyno Delfiansyah SIP MM. Menyampaikan Bahwasanya Kampung KB adalah program pemerintah Indonesia yang bertujuan, untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di tingkat desa atau kelurahan.
“Program ini berfokus pada penguatan institusi keluarga melalui berbagai pendekatan, seperti integrasi dan konvergensi program pembangunan keluarga, kependudukan, dan pembangunan lainnya, pemberdayaan individu, keluarga dan masyarakat,” tuturnya, Selasa (29/07/25).
Dalam upaya untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, sehat, maju, mandiri, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, perlu adanya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan keluarga.
“Kemudian peningkatan akses dan pelayanan kesehatan, termasuk keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, pendidikan termasuk jaminan sosial,” ujarnya.
Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dr Arios Saplis menerangkan, program ini tentunya dilaksanakan dimulai pada tingkat desa atau kelurahan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga non-pemerintah dan swasta.
“Meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis tidak luput dari peran Pemerintah dan mencegah terjadinya masalah sosial dalam keluarga serta mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berbudaya, merupakan, usaha bersama antara masyarakat dan Pemerintah” tutup dirinya.
Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH menyampaikan, Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat kelurahan, dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga, dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.
Meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera),menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan, kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk,” pungkasnya.



















