Editor : NUR
Jendelainfo. id|LAHAT –
Guna menciptakan kopi dengan kualitas baik, Bupati Lahat Bursah Zarnubi didampingi Kadisbun Lahat, Vivi Anggraeni
menyerahkan setidaknya 2.000 bibit kopi serta perlengkapan solar dryer kepada kelompok tani (Koptan), Desa Lesung Batu, Kecamatan Mulak Ulu.
Kadisbun Lahat, Vivi Anggraeni SSTP Msi. Menurutnya, bibit kopi yang diberikan tersebut memang dengan standar serta kualitas tinggi.
“Sehingga tinggal bagaimana mekanisme penanaman, perawatan hingga pemanenan pun harus memenuhi ketentuan berlaku, sehingga kualitas tetap terjaga,” ungkap dia, Kamis, 5 Februari 2026.
Terlebih lagi, sambungnya, kultur tanah di sekitaran Mulak Ulu sangat cocok bagi tanaman kopi dan buah-buahan, untuk menambah penghasilan petani dari sektor perkebunan.
“Bibit-bibit tersebut nantinya dapat dipergunakan sebagai peremajaan batang yang sudah tua, agar menghasilkan petik kopi merah dan juga diperhatikan cara pemupukan maupun jenis yang digunakan,” ucap Vivi Anggraeni.
Belum lagi, masih terang dia, perlengkapan solar dryer ini merupakan salah satu solusi bagi petani ketika kopi-kopi yang dipetik dan dijemur, akan tetapi terkendala dengan cuaca tidak menentu.
“Dengan adanya inovasi ini petani tidak.usah khawatir lagi kopinya basah dan tidak kering-kering, sebab adanya solar dryer ini mampu membuat kopi menghasilkan produk berkualitas, termasuk juga pengeringan sempurna karena tidak terkena hujan ataupun lainnya,” tukas dirinya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Lesung Batu, Radius Prawira menyebutkan, bantuan tersebut tentu saja akan membantu koptan dan petani terus bersemangat.
“Apalagi bibit kopi maupun solar dryer menciptakan keseimbangan kuantitas serta mutu yang dihasilkan nantinya, sekaligus meringankan kerja petani dalam pengelolaan biji kopi,” paparnya.
Nah, setidaknya dengan adanya Agrowisata Taman Buah ini akan mampu menggerakkan roda perekonomian rakyat, sehingga dapat memberikan ruang bagi penduduk.
“Bukan hanya Dinas Perkebunan saja, melainkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) dan Perikanan menopang program kerja,” tandas Radius Prawira.



















