Editor : NUR
Jendelainfo.id|Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang resmi menuntaskan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 tingkat kecamatan, Rabu, 13 Februari 2026.
Kegiatan yang diikuti sepuluh kecamatan ini menjadi momentum strategis dalam menyusun arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
Musrenbang terakhir digelar di Kecamatan Sikap Dalam, sekaligus menandai berakhirnya tahapan musrenbang kecamatan se-Kabupaten Empat Lawang. Agenda ini merupakan lanjutan dari musrenbang desa yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan tujuan menyelaraskan usulan masyarakat di tingkat desa agar terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah.
Bupati Empat Lawang, DR H Joncik Muhammad SSi SH MH MM melalui Kepala Bappeda, Evi Ferilina Susanti menyampaikan, apresiasi kepada seluruh camat beserta jajaran atas kesiapan, serta kerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026.
“Musrenbang kecamatan ini bertujuan menyepakati prioritas pembangunan berdasarkan usulan desa yang telah difilter sebelumnya. Selanjutnya dilakukan penyesuaian dengan kemampuan anggaran daerah, sekaligus penentuan skala prioritas yang benar-benar berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, partisipasi aktif masyarakat seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya sangat dibutuhkan, agar aspirasi yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.
“Kebutuhan yang ada di lapangan inilah akan menjadi acuan pemerintah guna menjalankan program kerja, seiring serta selaras dengan visi misi Bupati dan Wabup Empat Lawang,” sebut dirinya.
Usai rampungnya Musrenbang tingkat kecamatan, tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dijadwalkan pada 18 hingga 20 Februari 2026. Forum ini bertujuan menyelaraskan usulan kecamatan dengan program masing-masing.
Dalam forum tersebut, akan dilakukan pembahasan hasil Musrenbang kecamatan agar sesuai dengan tugas dan fungsi setiap OPD. Selain itu, forum juga menjadi wadah penyusunan serta penyempurnaan kinerjanya, sekaligus menentukan prioritas kegiatan berdasarkan pagu indikatif yang telah disesuaikan dengan rancangan RKPD.
“Kita ingin menghindari tumpang tindih program serta meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dengan melibatkan stakeholder, akademisi, DPRD, dan unsur masyarakat,” tegas Evi.
Dia menambahkan, Musrenbang RKPD Kabupaten merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Oleh karena itu, sinergi dan sinkronisasi antarperangkat daerah sangat penting agar pembangunan berjalan selaras, terarah dan tepat sasaran.
“Camat diminta melakukan proses filterisasi terhadap setiap usulan yang masuk, sehingga hanya program yang benar-benar prioritas dan berdampak luas yang diajukan ke tingkat kabupaten. Sementara itu, seluruh perangkat daerah diminta memberikan tanggapan secara cepat, tepat maupun konstruktif terhadap setiap usulan,” imbaunya.
Evi Ferilina Susanti menegaskan, agar setiap usulan prioritas kecamatan dicatat dan diverifikasi secara cermat, objektif serta bertanggung jawab. Para peratin juga diharapkan menyusun perencanaan dan penganggaran secara akuntabel dan transparan.
“Selain itu, seluruh elemen masyarakat pun diajak untuk bersama-sama mendukung, mengawal, serta memantau jalannya pembangunan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Empat Lawang,” tutup dia.
Dengan tuntasnya Musrenbang di 10 kecamatan, Pemkab Empat Lawang kini bersiap memasuki tahap penyelarasan program agar arah pembangunan 2027 benar-benar terukur, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat.



















