Kisah Agus Sang Peternak Puyuh di Desa Darmo, Berawal dari Hobi Hingga Jadi Ladang Rezeki

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor : NUR

Jendelainfo.id|Tanjung Enim – Agustian Kholik, seorang peternak puyuh di Desa Darmo, Kecamatan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, memiliki cerita unik tentang bagaimana dirinya memulai bisnis peternakan puyuh.

 

Siapa sangka, berawal dari hobinya memelihara unggas, kini pria yang akrab disapa Agus itu menjadi penggerak budidaya burung puyuh yang menjadi bagian dari program Transformasi PETI (Pertambangan Tanpa Izin) yang digagas oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk mengubah lahan bekas tambang menjadi lahan produktif melalui pertanian dan peternakan, termasuk budidaya.

 

Ia bercerita, perjalanannya berubah signifikan pada tahun 2024. Kala itu, dirinya berkesempatan bertemu dengan PTBA dan mempresentasikan usaha puyuhnya tersebut. Usaha itupun berbuah manis, PTBA memahami maksud Agus dan akhirnya memberikan dukungan berupa pembinaan serta bantuan 3.000 ekor burung puyuh.

 

Dari situlah segalanya berkembang, baru 5 bulan bergabung menjadi mitra binaan, banyak kawannya yang kemudian ingin bergabung mengembangkan usaha budidaya burung puyuh ini. Mereka pun akhirnya membuat kelompok peternak burung puyuh di Desa Darmo yang kini sudah berjumlah 15 orang dari yang semula hanya 6 orang.

Baca Juga :  Komitmen Transparansi Berbuah Prestasi, PTBA Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

 

Ia menyebutkan, dengan modal awal 500 ekor pada 2021 lalu, kini populasi burung puyuh di kandang miliknya bahkan telah mencapai 12 ribu ekor. Sejalan dengan meningkatnya populasi burung puyuhnya, pundi-pundi rupiah yang didapatkan oleh Agus tentunya juga bertambah.

 

Meski diakuinya, penghasilan anggota kelompok bervariasi, namun satu yang pasti, berkat populasi burung puyuh yang meningkat, Agus dan anggota kelompoknya berhasil mengantongi kepercayaan pasar yang ingin bekerjasama.

 

Agus tak menyangka, dari yang semula hanya mampu menjual 4,5 sampai 5 kg telur per hari, kini dirinya mampu menjual hingga 90 kg telur per hari. Menurutnya, hal ini pun tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh PTBA serta ketekunan Agus dalam menjalankan budidaya ini.

Baca Juga :  Sikap Humanis Anggota Satgas TMMD 128 Kodim 0405/Lahat Menarik Simpati Petani Karet, Rizal : Senang Bisa Ngobrol dengan Pak Tentara, Terima Kasih Pak...

 

“Dengan bergabung sebagai mitra binaan PTBA banyak kemudahan yang kami dapat seperti kesempatan mengikuti pelatihan yang diadakan PTBA untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pelaku budidaya. Banyaklah dampak positifnya, jadi kita disini ringan lah istilahnya kalau untuk mencari ilmu. Semua bantuan dan modal yang diberikan PTBA sangat membantu kami dalam mengembangkan bisnis burung puyuh ini,” paparnya, Rabu ( 10/09/25).

 

Tak berhenti disitu, saat ini pihaknya dalam proses untuk memanfaatkan kotoran puyuh itu sendiri. Sebab, kotoran puyuh ini ternyata memiliki nilai ekonomi lantaran dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi pupuk.

 

“Sekarang ini kami juga sedang mengembangkan pemanfaatan kotoran puyuh itu sendiri sebagai pupuk tanaman sayuran dan buah yang insyaallah bisa jadi perluasan lapangan pekerjaan dan bermanfaat bagi petani di sekitar peternakan ini,” tutup Agus.

 

 

Berita Terkait

Semangat HUT RI ke-81, PTBA Tegaskan Komitmen “Bersama untuk Indonesia” Lewat Energi dan Pemberdayaan Masyarakat
Peringati HUT RI ke-81, Ratusan Pelajar Lahat Tunjukkan Disiplin dan Semangat Patriotisme Lewat Lomba Baris-Berbaris dan Drumband
Wujud Komitmen Musyawarah, PT Aditarwan Selesaikan Ganti Rugi Lahan Plasma di Kikim Barat
Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Lahat Yang Baru Dapat Mendobrak Pola Rekrutmen Tenaga Kerja
Wajah Ceria Siswa Baru SMPN 6 Lahat di Hari Pertama MPLS 
Pemkab Lahat Gelar Rakor Perkuat Pengawasan Lingkungan 
Berikan Dukungan Moril dan Bantuan, Hj. Sumiati Kunjungi Warga Terdampak Kebakaran 
Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Semangat HUT RI ke-81, PTBA Tegaskan Komitmen “Bersama untuk Indonesia” Lewat Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Ratusan Pelajar Lahat Tunjukkan Disiplin dan Semangat Patriotisme Lewat Lomba Baris-Berbaris dan Drumband

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Wujud Komitmen Musyawarah, PT Aditarwan Selesaikan Ganti Rugi Lahan Plasma di Kikim Barat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:52 WIB

Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Lahat Yang Baru Dapat Mendobrak Pola Rekrutmen Tenaga Kerja

Senin, 13 Juli 2026 - 16:22 WIB

Wajah Ceria Siswa Baru SMPN 6 Lahat di Hari Pertama MPLS 

Berita Terbaru