Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – Mengendarai sepeda motor trail yang ditunggangi Pasiter Kodim 0405/Lahat, Kapten CKE Yuliansyah langsung mengawasi dan meninjau titik nol akses jalan sepanjang 2.000 meter dan lebar 6 meter, pengerjaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128, dipusatkan di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
“Nah, akses tersebut nantinya menghubungkan ke Gedung Agung yang notabene juga membantu masyarakat, serta mempermudah mereka dalam beraktifitas memang bermata pencaharian sebagai pekebun,” jelas dia, Ahad, 19 April 2026.
Ia menuturkan, khususnya jalan ini telah dibuka dengan menggunakan alat berat exsavator, dilakukan pada titik nol dan telah diukur lebarnya supaya tidak melenceng.
“Dengan adanya jalan ini nantinya dapat dipergunakan penduduk desa, baik ke kebun ataupun bertandang ke rumah sanak keluarga berada di desa tetangga, alias memperpendek jarak tempuh apabila selama ini cukup jauh di jangkau,” imbau dia.
Ia menambahkan, tentu saja bantuan dari masyarakat sangat dibutuhkan, ikut terlibat didalam program TMMD ke 128 ini, tidak hanya membangun infrastruktur semata akan tetapi ikut mengembangkan pedesaan.
“Kalau dulunya sulit ada akses jalan, Alhamdulillah kehadiran TNI AD melalui kegiatan 2 tahunan ini mampu memberikan pelayanan terbaik, sehingga desa ikut berkembang dan terus membangun,” sebut Kapten CKE Yuliansyah.
Selain itu, adapun sasaran fisik diantaranya, pembukaan akses jalan dengan panjang 2.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan platform dikerjakan sebanyak 4 unit, pembangunan poskamling 1 unit, lalu rehab mushollah 1 unit, pembuatan MCK tercatat 5 unit serta rehab sekokah 1 unit.
Kemudian, non fisiknya sendiri meliputi, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan (Wasbang), pertanian, KB Kesehatan, bahaya narkoba, selanjutnya, penyuluhan stunting, posyandu dan posbindu.
“Selain itu, sasaran fisik tambahan, pembuatan sumur bor tercatat 5 titik, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 5 unit, ketahanan pangan yakni budidaya ikan, penanganan stunting 100 paket, penanaman pohon 500 bibit serta pembersihan lingkungan,” sebut dia.
Ia mengharapkan, agar kiranya seluruh prajurit TNI yang terlibat nantinya dapat mempersiapkan segala sesuatunya, baik itu fisik dan keperluan lainnya untuk dibawa ke lokasi TMMD ke 128 tahun anggaran 2026.
“In Syaa Allah, dengan bergotong royong serta kolaborasi dengan pemerintah desa (Pemdes) termasuk masyarakat, akan mempercepat intensitas kinerja di lapangan dan rampung tepat waktu,” tegas Kapten CKE Yuliansyah.



















