Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – Jelang TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128, ratusan personil gabungan terdiri dari Kodim 0405/Lahat, Yonif TP 894/Prayatna Bumi, Lanal dan Lanud Palembang, Rumit DKT TK.lV Lahat, Polres Lahat, PUPR, TPHP, Kesehatan dan Dalduk Kabupaten Lahat, Kemenag Lahat, BPBD Lahat, Baznas Lahat dan Puskesmas Kikim Timur. Siap Terjun ke titik-titik sasaran telah ditentukan sebelumnya.
Datsatgas TMMD ke 128, Letkol Inf Taufik Satria Nugraha SIP MM didampingi Pasiter, Kapten CKE Yuliansyah membenarkan, bahwasanya masing-masing personil telah dikoordinasikan guna menyukseskan program.
“Alhamdulillah, semuanya sudah kita komunikasi dengan mereka sehingga pada saatnya telah berada di lokasi,” ungkapnya, Ahad, 19 April 2026.
Apalagi, sambung dia, program TMMD ke 128 ini akan dipusatkan di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur. Artinya memang membutuhkan kerjasama serta kesolidan antar personil.
“In Syaa Allah, dengan kebersamaan dan kekompakan akan terus terjalin dari awal hingga rampung pengerjaan, baik pada sasaran fisik maupun non fisik,” ucap dirinya.
Adapun sasaran fisik diantaranya, pembukaan akses jalan dengan panjang 2.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan platform dikerjakan sebanyak 4 unit, pembangunan poskamling 1 unit, lalu rehab mushollah 1 unit, pembuatan MCK tercatat 5 unit serta rehab sekokah 1 unit.
Kemudian, non fisiknya sendiri meliputi, penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan (Wasbang), pertanian, KB Kesehatan, bahaya narkoba, selanjutnya, penyuluhan stunting, posyandu dan posbindu.
“Selain itu, sasaran fisik tambahan, pembuatan sumur bor tercatat 5 titik, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 5 unit, ketahanan pangan yakni budidaya ikan, penanganan stunting 100 paket, penanaman pohon 500 bibit serta pembersihan lingkungan,” sebut dia.
Kapten CKE Yuliansyah mengharapkan, agar kiranya seluruh prajurit TNI yang terlibat nantinya dapat mempersiapkan segala sesuatunya, baik itu fisik dan keperluan lainnya untuk dibawa ke lokasi TMMD ke 128 tahun anggaran 2026.
“In Syaa Allah, dengan bergotong royong serta kolaborasi dengan pemerintah desa (Pemdes) termasuk masyarakat, akan mempercepat intensitas kinerja di lapangan dan rampung tepat waktu,” tegas dirinya.



















