Editor : NUR
Jendelainfo.id| LAHAT -Ketua Yayasan Indonesia Bumi Hijau Lahat, Balfas Zaman bersama Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE adakan penanaman bibit pohon, di Agrowisata Taman Buah Desa Lesung Batu, Kecamatan Mulak Ulu, Rabu ( 04/02/26).
“Yayasan Indoensia Bumi Hijau mengelontorkan bibit pohon yang dialokasikan ke 16 desa se Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, ” Ujar ketua Yayasan, Balfas Zaman.
Balfas Zaman mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian guna membuat Hijau Bumi, sehingga lebih teduh, sejuk dan asri.
“In Syaa Allah, bibit-bibit pohon tersebut nantinya akan membuat desa semakin sejuk serta hijau, menciptakan udara sehat sekaligus membuat teduh dari pacaran sinar matahari,” harapnya.
Kerjasama dengan masing-masing pemerintah desa (Pemdes) di 16 desa ini, akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan ditempat berbeda di Bumi Seganti Setungguan.
“Justru kegiatan ini akan terus memberikan terbaik bagi perubahan, sesuai slogan Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH yakni Menata Kota Membangun Desa ,” tuturnya.
Kepala Desa (Kades) Lesung Batu mengemukakan, bahwasanya atas nama pemdes dan mewakili kades lainnya, sangat mengapresiasi dan mendukung sekali atas bantuan bibit pohon.
“Tentu saja, pohon yang ditanam tersebut kedepannya mampu memberikan sesuatu yang berbeda, sehingga bisa dikembangkan membuat udara semakin sejuk dan teduh,” pungkasnya.
Dia menambahkan, dengan Agrowisata Taman Buah ini akan memberikan dampak positif, terutama sekali pendapatan bagi masyarakat desa pada khususnya. Sebab sayuran, buah-buahan dan ikan yang dikelola sepenuhnya oleh kelompok tani.
“Dulunya ini adalah semakin belukar, dengan bersumber dana desa 20 persen untik dimanfaatkan menjadi pendapatan asli desa (PADes),” papar dirinya.
Lahan ini secara administrasi dengan sertifikat atas nama aset desa, apabila ada yang memanfaatkannya maka akan dikembalikan lagi kepada penduduk desa, sehingga kades berikutnya tanah ini tetap milik desa.
“Beberapa dinas pertanian dan perkebunan bantuan bibit, perikanan budidaya ikan lele, selain itu, TPS 3R dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kapasitas gedung sampah yang memungkinkan secara permanen agar sampah rumah tangga dapat ditampung terutama sekali di Kecamatan Mulak Ulu,” harapnya.



















