Aksara Ulu Akan Menjadi Mata Pelajaran Muatan Lokal

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Editor: Nur _01
Jendelainfo.id | LAHAT – Menjaga agar tidak terjadi kepunahan dan untuk melestarikan Aksara ulu yang dimiliki, Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adakan sosialisasi Implementasi dan bimbingan teknis pengunaan aksara ulu Lahat, bertempat di hotel Orchid Lahat,Kamis (31/10/24).

Aksara ulu merupakan peninggalan budaya yang harus dilestarikan agar tidak terjadi kepunahan dan sebagai masyarakat kabupaten Lahat berkewajiban untuk menjaga dan memperkenalkan.

Aksara ulu atau naskah kuno yang dahulunya ditulis di media kulit kayu, bambu, rotan, kulit hewan, batu dan sebagainya, akan dijadikan mata pelajaran disekolah sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah.

Baca Juga :  DLH Mendampingi MIN 4 Lahat Raih Anugerah Sekolah Adiwiyata Nasional

Pj Bupati Lahat, Imam Pasli mengatakan, aksara ulu tersebut menunjukkan, bahwa Kabupaten Lahat merupakan daerah yang punya peradaban tinggi sejak zaman dahulu. Terbukti masih tersisa peninggalannya, mulai dari aksara ulu hingga situs megalitik.

“Masyarakat harus bangga dengan tingginya peradaban yang dimiliki Kabupaten Lahat ,” tuturnya.

Dihadapan 302 orang guru bahasa Indonesia SD dan SMP yang menjadi peserta Imam Pasli mengatakan, salah satu cara untuk melestarikan aksara ulu, melalui mata pelajaran muatan lokal disekolah sekolah, agar aksara ulu dapat dikenal dan dipahami oleh pelajar dan dapat disebarluaskan di kalangan masyarakat.

“Sebagai generasi penerus, tentu perlu mempelajari, memahami dan melestarikan aksara ulu atau naskah kuno ini. Sebab didalam naskah kuno inilah, menyimpan perjalanan sejarah atau dokumen, masalah tapal batas, silsilah, norma, adat istiadat, pengobatan, keagamaan dan sebagainya yang mungkin sampai saat ini belum kita ketahui, dan itu sangat penting karena dari sana kita memperoleh informasi,” sampainya.

Baca Juga :  Siswa Baru SD N 3 Ikuti MPLS

Imam Pasli berharap agar menjadikan Aksara ulu ini dapat di terapkan langsung kesekolahan sekolah dan menjadikan pelajaran secara berkesinambungan.

“Aksara ulu ini akan kenalkan sebagai pengetahuan lokal. Dengan mempelajarinya, akan mampu meningkatkan kecintaan terhadap kekayaan budaya daerah, serta akan mengetahui sejarah Kabupaten Lahat,” tuturnya.

Berita Terkait

Semangat HUT RI ke-81, PTBA Tegaskan Komitmen “Bersama untuk Indonesia” Lewat Energi dan Pemberdayaan Masyarakat
Peringati HUT RI ke-81, Ratusan Pelajar Lahat Tunjukkan Disiplin dan Semangat Patriotisme Lewat Lomba Baris-Berbaris dan Drumband
Wujud Komitmen Musyawarah, PT Aditarwan Selesaikan Ganti Rugi Lahan Plasma di Kikim Barat
Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Lahat Yang Baru Dapat Mendobrak Pola Rekrutmen Tenaga Kerja
Wajah Ceria Siswa Baru SMPN 6 Lahat di Hari Pertama MPLS 
Pemkab Lahat Gelar Rakor Perkuat Pengawasan Lingkungan 
Berikan Dukungan Moril dan Bantuan, Hj. Sumiati Kunjungi Warga Terdampak Kebakaran 
Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Semangat HUT RI ke-81, PTBA Tegaskan Komitmen “Bersama untuk Indonesia” Lewat Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Ratusan Pelajar Lahat Tunjukkan Disiplin dan Semangat Patriotisme Lewat Lomba Baris-Berbaris dan Drumband

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Wujud Komitmen Musyawarah, PT Aditarwan Selesaikan Ganti Rugi Lahan Plasma di Kikim Barat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:52 WIB

Perda Ketenagakerjaan Kabupaten Lahat Yang Baru Dapat Mendobrak Pola Rekrutmen Tenaga Kerja

Senin, 13 Juli 2026 - 16:22 WIB

Wajah Ceria Siswa Baru SMPN 6 Lahat di Hari Pertama MPLS 

Berita Terbaru