Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke128 Kodim 0405/Lahat tidak hanya berfokus pada kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos).
Kegiatan ini, bersyarat tentu bersama masyarakat seperti yang terlihat di salah satu kebun karet warga yang berada di Desa Lubuk Tampang Kecamatan Kikim Timur, Jumat (24/4/2026).
Personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Serda Jaya yang juga sebagai Babinsa meluangkan waktu di sela-sela jam istirahat untuk bercengkerama langsung dengan para petani karet setempat.
Dalam suasana yang sederhana namun penuh keakraban, prajurit TNI ini bercengkrama humanis dengan warga di sebuah kebun karet di Desa Lubuk Tampang Kecamatan Kikim Timur.
Tawa kecil, obrolan santai, dan kebersamaan tampak mengalir alami. Sekat antara aparat dan masyarakat seolah menghilang, digantikan suasana kekeluargaan yang hangat.
Serda Jaya menyampaikan semangat kepada petani karet di sela-sela program kegiatan TMMD 128 Kodim 0405/Lahat.
“Kehadiran Satgas TMMD di tengah aktivitas warga memberi tentunya memberikan semangat tersendiri, sekaligus menjadi ruang untuk saling berbagi cerita tentang tantangan bertani, kondisi ekonomi keluarga, hingga harapan agar hasil panen ke depan semakin baik,”kata Serda Jaya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD 128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Hendry Wijayanto melalui Pasiter Kodim 0405/Lahat Kapten CKE Yuliansyah menyampaikan bahwa TMMD hadir bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun ikatan emosional dengan masyarakat.
“TMMD bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kedekatan dengan warga, termasuk para petani buah pinang, menjadi bagian penting agar kehadiran kami benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Menurutnya, para petani merupakan bagian penting dari roda perekonomian masyarakat. Hasil kebun yang mereka kelola bukan hanya menopang kehidupan keluarga, tetapi juga berkontribusi bagi pergerakan ekonomi di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, TMMD berupaya hadir di tengah aktivitas warga, mendengar langsung aspirasi dan keluhan mereka, sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam bekerja.
Salah seorang petani karet, Rizal mengaku senang dengan kehadiran Satgas TMMD. Ia merasa tidak canggung untuk bercerita tentang kesehariannya sebagai petani.
“Kami senang Bapak-bapak TNI mau mendengarkan cerita kami. Rasanya seperti keluarga sendiri,” ujarnya polos.
Kegiatan komsos ini menjadi potret kecil kemanunggalan TNI dan rakyat yang terjalin di lokasi TMMD ke-128. Di tengah target pembangunan fisik yang terus dikejar, Satgas TMMD tetap menyempatkan diri merawat hubungan sosial dengan masyarakat.
Kehangatan yang terbangun dari interaksi sederhana ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam, bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi juga gerakan kebersamaan yang menyentuh hati.



















