Editor : NUR
Jendelainfo.id|Lahat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Belajar (KOMBEL) Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2025. Kegiatan ini mengusung semangat “Pola Pikir Bertumbuh” dan digelar sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas guru PPKn di era digital.
Acara berlangsung pada Rabu (12/11/2025) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin, SE., MAP, didampingi Kabid Pembinaan SMP Heriyanto, S.Pd., M.M, serta Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Kepala Seksi, narasumber, pengawas, dan puluhan guru PPKn dari berbagai SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Lahat.
Dalam sambutannya, Niel Aldrin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas semangat serta dedikasi mereka dalam menyukseskan kegiatan penting ini. Ia menekankan bahwa dunia pendidikan kini menghadapi tantangan besar di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.
“PPKn bukan sekadar mata pelajaran hafalan pasal-pasal. PPKn adalah jiwa pendidikan yang membentuk generasi berkarakter Pancasila, humanis, nasionalis, demokratis, dan adil,” ujar Niel Aldrin.
Ia menegaskan, guru PPKn memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus informasi. Karena itu, kehadiran Komunitas Belajar (KOMBEL) diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik terbaik antarpendidik.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Heriyanto menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, para guru diajak untuk mengembangkan pola pikir bertumbuh. Menurutnya, kecerdasan dan keterampilan bukanlah sesuatu yang tetap, melainkan bisa terus diasah melalui belajar dan usaha yang konsisten.
“Kami yakin guru yang terus belajar akan melahirkan generasi pembelajar yang tangguh,” tutur Heriyanto.
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh guru dari 78 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Lahat. Para peserta mendapatkan materi seputar metode pembelajaran inovatif, penguatan karakter siswa, hingga penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sekolah.
Selain itu, melalui forum Komunitas Belajar, guru dapat saling bertukar pengalaman, membangun jejaring kerja sama, dan menciptakan gagasan baru dalam pembelajaran PPKn agar lebih kontekstual dan menarik bagi siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap kegiatan ini mampu melahirkan ide-ide segar dan memperkuat jejaring antarguru, sehingga kolaborasi tidak berhenti pada forum ini saja. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan agar komunitas belajar dapat terus aktif dan produktif.
Di akhir kegiatan, Niel Aldrin secara resmi membuka Bimbingan Teknis Komunitas Belajar (KOMBEL) PPKn jenjang SMP Kabupaten Lahat Tahun 2025. Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam membangun karakter generasi muda melalui pembelajaran PPKn.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan bagi dunia pendidikan kita di Lahat,” pungkasnya.



















