Editor : NUR
Jendelainfo.id|LAHAT – Dukungan nyata datang dari Bank Sumsel Babel untuk menggerakkan roda ekonomi daerah. Lewat kolaborasi dalam Launching Laksan Sapa 2025, bank kebanggaan masyarakat Sumsel ini menunjukkan komitmennya mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan berpihak pada rakyat kecil.
Program Laksan Sapa 2025—inisiatif Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Selatan—menghadirkan layanan perizinan jemput bola di 12 titik, mencakup 15 kabupaten dan kota di Sumsel.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Kabupaten Lahat, Selasa (7/10/2025), menjadi momentum penting mempercepat proses perizinan usaha sekaligus mendorong daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Lahat, Didit Hardiyanto, menilai program ini bukan sekadar inovasi birokrasi, melainkan jembatan antara pelayanan publik dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program ini sangat bermanfaat. Pelaku UMKM bisa mengurus izin usaha dengan cepat. Itu memberi mereka kepercayaan diri dan peluang lebih besar untuk berkembang,” ujar Didit.
Tak berhenti di situ. Bank Sumsel Babel juga terus memperkuat perannya sebagai motor pendamping UMKM. Melalui berbagai pelatihan dan pembinaan, bank daerah ini berupaya memastikan pelaku usaha kecil tak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi.
“Kami berkomitmen membina dan mengedukasi masyarakat, terutama nasabah yang menjadi mitra kami. Kolaborasi seperti ini membuat UMKM Lahat semakin berdaya dan siap bersaing,” tambah Didit.
Selain mendukung layanan perizinan terpadu, Bank Sumsel Babel juga meningkatkan fasilitas layanan keuangan agar pelaku usaha lebih mudah mengakses permodalan.
Didit menegaskan, sebagai bank milik Pemerintah Daerah, Bank Sumsel Babel tak sekadar hadir dalam seremoni, tapi ikut menyalakan semangat perubahan.
“Sesuai moto kami, Bank Sumsel Babel membangun perekonomian daerah. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan program yang berpihak pada masyarakat,” tutupnya.
Langkah Bank Sumsel Babel ini menjadi bukti ketika birokrasi dan dunia perbankan berjalan beriringan, ekonomi daerah tak hanya tumbuh, tapi juga tumbuh bersama rakyatnya.



















