PTBA Luncurkan Reverse Vending Machine, Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Rupiah

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor : NUR

Jendelainfo.id|Tanjung Enim – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan sampah plastik sekali pakai, PTBA mendorong implementasi ekonomi sirkular melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan sampah berbasis digital. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peluncuran Reverse Vending Machine (RVM) dengan kampanye “Sampah Jadi Berkah, Botol Jadi Rupiah”.

General Services Dept. Head PTBA Renny Tri Miranti mengungkapkan, program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan karyawan dan masyarakat.

“Program RVM bukan sekadar fasilitas pengumpulan sampah, melainkan wujud nyata komitmen PTBA dalam mendukung penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) serta pelaporan keberlanjutan perusahaan,” jelasnya, Jum’at ( 13/03/26).

Ia menyebutkan, tersedia 5 unit Reverse Vending Machine yang ditempatkan di area perkantoran tambang dan non-tambang PTBA, kawasan Perumahan Tanah Putih, serta sejumlah fasilitas umum lainnya.

Baca Juga :  Setelah Pengeboran Sumur Titik 1, Anggota Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat Bor Sumur Titik ke 2

Melalui sistem pemilahan sampah dari sumbernya, PTBA mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk membentuk perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Setiap botol plastik yang dimasukkan ke dalam mesin akan tercatat secara digital dan secara otomatis dikonversi menjadi poin sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam menjaga lingkungan.

Untuk menggunakan Reverse Vending Machine, pengguna cukup memastikan botol plastik dalam kondisi kosong, tidak berisi cairan, serta label botol tetap menempel agar proses identifikasi berjalan optimal. Selanjutnya pengguna dapat mendekati mesin, menekan tombol mulai pada layar, kemudian memasukkan botol plastik satu per satu ke dalam lubang penerimaan. Mesin akan secara otomatis melakukan pemindaian dan identifikasi botol. Jika lampu indikator berwarna hijau, berarti botol telah diterima oleh sistem.

Setiap botol yang diterima akan langsung dihitung dan diproses oleh mesin yang telah dilengkapi sistem konversi otomatis menjadi poin. Setelah selesai memasukkan botol, pengguna dapat menekan tombol ambil poin dan melakukan pemindaian QR Code pada layar menggunakan akun Plasticpay. Poin yang diperoleh akan secara otomatis masuk ke akun pengguna.

Baca Juga :  Polres Lahat Upacara Sertijab Kasat Res Narkoba

Seluruh botol yang disetorkan melalui RVM akan tercatat dalam sistem sebagai kontribusi nyata terhadap pengurangan sampah plastik. Data tersebut tersimpan secara transparan dan dapat ditelusuri sebagai bagian dari dampak lingkungan yang terukur.

Selanjutnya, plastik yang terkumpul melalui mesin RVM akan diproses secara bertahap melalui sistem daur ulang yang terukur dan bertanggung jawab. Material tersebut akan diolah kembali menjadi bahan baku yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk bernilai guna bagi kebutuhan sehari-hari.

Melalui inisiatif ini, PTBA berharap setiap botol yang ditukarkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik di area operasional perusahaan sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di masyarakat.

“PTBA mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menjadi bagian dari pionir teknologi masa depan dalam pengelolaan sampah yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan,” pungkas Renny.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Jaring Siswa Berbakat Melalui O2SN
Plesteran Dinding RTLH TMMD 128 Lahat Titik 4 Halus dan Presisi, Warga Puji Hasil Kerja Satgas
Siswa MAN 1 Lahat Sabet Tiga Penghargaan di Festival Lagu Daerah Peringati HUT Lahat ke-157
Rehab RTLH di Program TMMD Tinggal Menunggu Proses Plesteran 
Kejar Tayang, Pembangunan Sarana MCK harus Selesai Tepat Waktu 
Rehab RTLH Sudah Masuk pengecoran Atas dan Siap Pasang Baja Ringan
‘Semangat Bang’ Uraian Kalimat Anggota Satgas TMMD Kodim Lahat Bangun MCK
Angkut Material, Suplai Batubata Tercukupi di Pembangunan Sarana Fisik Program TMMD 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:26 WIB

Jaring Siswa Berbakat Melalui O2SN

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:59 WIB

Plesteran Dinding RTLH TMMD 128 Lahat Titik 4 Halus dan Presisi, Warga Puji Hasil Kerja Satgas

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB

Siswa MAN 1 Lahat Sabet Tiga Penghargaan di Festival Lagu Daerah Peringati HUT Lahat ke-157

Senin, 4 Mei 2026 - 09:48 WIB

Rehab RTLH di Program TMMD Tinggal Menunggu Proses Plesteran 

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:06 WIB

Kejar Tayang, Pembangunan Sarana MCK harus Selesai Tepat Waktu 

Berita Terbaru