LAHAT – Suasana penutupan TMMD Ke-128 di Desa Lubuk Tampang, Kamis (21/5/2026), makin semarak dengan penampilan ‘Tarian Tampah Padi’ khas daerah Kikim. Aksi ini jadi sorotan warga dan tamu undangan yang hadir di lapangan desa.
Tarian tradisional itu ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan. Gerakan para penari menggambarkan aktivitas masyarakat saat menanam padi, lengkap dengan busana adat yang menambah kekhasan suasana.
Penampilan kompak para penari mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lapangan. Selain menghibur, tarian ini juga memperkenalkan kekayaan budaya Lematang Kikim ke khalayak lebih luas.
Acara penutupan sendiri berlangsung khidmat dan dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Program TMMD dinilai memberi banyak manfaat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga menguatkan semangat gotong royong.
Hadirnya pertunjukan budaya lokal membuat penutupan TMMD 128 nggak cuma jadi momentum berakhirnya program pembangunan. Lebih dari itu, ini jadi ajang mempererat kebersamaan dan menjaga tradisi daerah tetap hidup.
“Penampilan seperti ini penting untuk memastikan budaya lokal tetap dikenal generasi muda,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.



















