LAHAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat tak hanya menyasar pembangunan fisik, tapi juga menguatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Hal itu terlihat jelas di Unit Pendidikan Al Muslimun, di mana perpaduan warna putih dan hijau army menjadi simbol sinergi antara TNI, dunia pendidikan, dan warga.
Warna putih yang identik dengan kesucian dan ketulusan berpadu harmonis dengan hijau army yang melambangkan ketegasan, disiplin, serta jiwa pengabdian. Kombinasi warna ini mencerminkan kerja sama tiga elemen dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Selama pelaksanaan TMMD 128, Unit Pendidikan Al Muslimun menjadi salah satu titik fokus kegiatan. Personel TNI bersama warga bahu-membahu menata lingkungan dan membangun fasilitas pendukung pendidikan. Suasana kebersamaan dan kekompakan terasa kental di setiap tahap pekerjaan.
Masyarakat menyambut positif program ini. Selain mempercepat pembangunan, TMMD juga dinilai mampu memperkuat karakter sosial dan rasa memiliki warga terhadap lingkungan sekitar.
Dansatgas TMMD 128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan program.
“Perpaduan warna putih dan hijau army ini bukan sekadar tampilan visual, tetapi menjadi simbol kebersamaan, disiplin, dan semangat membangun generasi masa depan,” ujar Letkol David.
Senada dengan itu, Pasiter Kodim 0405/Lahat, Kapten CKE Yuliansyah, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung warga dalam setiap kegiatan TMMD menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan adanya TMMD 128, diharapkan Unit Pendidikan Al Muslimun dapat berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang nyaman, disiplin, dan berkarakter kuat. Sinergi TNI dan masyarakat pun diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.



















