LAHAT – Gemuruh doa dan rasa syukur menggema dari Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur. Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi setinggi langit atas Program TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat yang dinilai sukses mendorong pembangunan sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.
Lia, salah satu warga Lubuk Tampang, menyebut TMMD ke-128 membawa perubahan nyata.
“Dulu jalan rusak, becek, hasil kebun susah keluar. Sekarang jalan sudah dicor Satgas. Motor, mobil bisa masuk. Alhamdulillah, TMMD ini berkah untuk kami,” ungkapnya haru, Jumat (8/5/2026)
Tak hanya infrastruktur. Beragam sasaran fisik TMMD seperti pembukaan jalan 2.000 meter, rehab RTLH, sumur bor, dan MCK kini mulai dirasakan manfaatnya. Akses yang dulu terisolasi kini terbuka. Warga tak lagi memikul hasil tani berkilo-kilometer. Waktu tempuh ke pasar terpangkas, ongkos angkut turun, harga jual naik.
“Dengan jalan bagus, getah karet dan sayur kami cepat sampai ke pasar. Tidak busuk di jalan. Ekonomi warga otomatis ikut naik,” tambah Lia.
Selain fisik, kegiatan nonfisik TMMD juga banjir pujian. Penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pertanian, hingga bela negara menambah ilmu warga.
“Kami jadi tahu cara hidup sehat, cara bertani modern. Anak-anak juga diajari cinta tanah air. TNI tidak hanya membangun desa, tapi membangun manusianya juga,” ujar salah satu tokoh agama di Desa Lubuk Tampang.
Masyarakat berharap program TMMD terus berlanjut. Sebab dampaknya langsung menyentuh nadi kehidupan: akses mudah, ekonomi tumbuh, gotong royong kuat, dan kemanunggalan TNI-Rakyat semakin kokoh.
Program TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat menjadi bukti nyata sinergi TNI, Pemkab Lahat, dan rakyat. Dari Lubuk Tampang, mereka menulis satu pesan: pemerataan pembangunan bukan mimpi, asal dikerjakan bersama.

















