LAHAT – Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-128 yang dipimpin Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan turun langsung mengecek progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Jumat (8/5/2026).
Di bawah terik matahari, Brigjen Imam menyusuri setiap sudut rumah yang sedang direhab Satgas TMMD bersama warga. Ia mengetuk dinding yang baru diplester, memeriksa kusen jendela, hingga memastikan atap terpasang kokoh. Tak ada detail yang luput dari pantauan jenderal bintang satu itu.
“Pengecekan ini untuk memastikan pengerjaan RTLH berjalan sesuai target dan mutunya terjaga,” tegas Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan.
“Kami tidak mau asal jadi. Rumah ini harus benar-benar layak, sehat, dan nyaman. Karena ini tempat warga berteduh, membesarkan anak, menata masa depan.”ungkapnya lagi.
Brigjen Imam menyebut program RTLH adalah wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat kurang mampu.
“TNI hadir bukan hanya jaga perbatasan. TNI juga hadir memperbaiki kualitas hidup rakyat di pelosok. Satu rumah layak yang kita bangun, satu harapan yang kita selamatkan,” ujarnya.
Di lokasi, semangat gotong royong begitu kental. Anggota Satgas mengaduk semen, warga mengangkat bata, ibu-ibu menyuguhkan kopi. Melihat itu, Brigjen Imam mengapresiasi tinggi.
“Inilah kekuatan utama TMMD, kebersamaan TNI dan rakyat. Kalau sudah manunggal, tidak ada pekerjaan berat,” katanya.
Sementara itu salah satu warga penerima bantuan RTLH, tak mampu menyembunyikan haru saat rumahnya ditinjau langsung Tim Wasev. “Dulu atap bocor, dinding bolong. Anak saya tidur kedinginan. Sekarang rumah saya dibangun TNI. Didatangi Bapak Jenderal pula. Alhamdulillah, ini rezeki tak terduga,” ucapnya lirih.
RTLH yang ditinjau tersebut kini mencapai progres 85 persen dan ditargetkan rampung sepekan ke depan. Rumah berukuran 6×7 meter itu nantinya akan dilengkapi lantai keramik, MCK, dan instalasi listrik yang aman.

















