Editor : NUR
Jendelainfo.id | LAHAT – Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 5 Lahat diisi dengan materi krusial mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba. Bekerja sama dengan Unit Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GM) Kabupaten Lahat, sekolah memberikan edukasi mendalam tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza) bagi kesehatan fisik maupun mental siswa, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, H. Niel Aldrin, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas serta Kabid SMP. Ratusan siswa peserta MPLS tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut.
Dalam pemaparannya, tim dari ULT P4GM menjelaskan bahwa Napza merupakan zat kimia yang dapat mengubah pikiran, suasana hati, dan perilaku seseorang, serta memiliki potensi tinggi menimbulkan ketergantungan. Mereka juga menekankan fakta bahwa penyalahgunaan narkoba sering kali berawal dari kebiasaan merokok, sehingga perlu adanya kewaspadaan sejak dini. Mengingat Kabupaten Lahat masih menjadi salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba yang perlu diwaspadai di Sumatera Selatan, sosialisasi ini dinilai sangat strategis.
Kepala SMPN 5 Lahat, Evi Yuniarsih, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan kolaboratif ini. Ia menilai edukasi semacam ini sangat bermanfaat sebagai bekal bagi generasi muda untuk menghindari jeratan narkoba.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala. Dengan bekal ilmu yang memadai, kami optimis para siswa akan menjauhi dan tidak tergoda untuk menggunakan zat berbahaya tersebut,” harap Evi Yuniarsih.
Sebagai bentuk komitmen nyata, pihak sekolah tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga menerapkan langkah preventif berupa penandatanganan Pakta Integritas antara pihak sekolah, siswa, dan wali murid. Dalam pakta tersebut, disepakati bahwa apabila ditemukan siswa terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, maka akan dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Melalui sinergi antara sekolah, dinas terkait, dan aparat penegak hukum, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar di Kabupaten Lahat dapat ditekan secara signifikan.



















